Barcelona Kesusahan untuk Mengalahkan Intercity, Xavi: Saya Merasa Senang

 Barcelona Kesusahan untuk Mengalahkan Intercity, Xavi: Saya Merasa Senang

Barcelona Kesusahan untuk Mengalahkan Intercity, Xavi: Saya Merasa Senang


Barcelona harus bekerja keras untuk bisa mengalahkan Intercity pada babak 32 Besar Copa del Rey. Meski begitu, pelatih Barcelona Xavi justru merasa senang dan merasa Barcelona sudah memainkan sepak bola yang bagus.

 

Barcelona berkunjung ke markas Intercity pada babak 32 Besar Copa del Rey 2022/2023. Duel ini dimainkan di Stadion Jose Rico Perez pada Kamis (5/1/2023) dini hari WIB. Barcelona menang dengan skor 4-3.

 

Bukan kemenangan mudah bagi klub Catalan itu. Berkat hat-trick Oriol Soldevila, Intercity membuat skor menjadi 3-3 di penghujung babak kedua. Pertandingan harus dilanjutkan ke perpanjangan waktu untuk menentukan pemenangnya.

 Ansu Fati mencetak gol kemenangan Barca pada menit ke-103. Barcelona pun akhirnya berhasil lolos ke babak 16 besar. Lantas apa yang membuat Xavi senang dengan performa Barcelona? Berikut ulasannya.

 

Di atas kertas, Intercity tentu bukan lawan yang bisa menyulitkan bagi Barcelona. Intercity adalah klub dari Primera Division atau Liga 3. Namun, Intercity tampil luar bisa dan membuat Barcelona kelimpungan.

 

Sebelum menang susah payah lawan Intercity, Barcelona ditahan imbang Espanyol di Camp Nou akhir pekan lalu. Dua hasil kurang baik, akan tetapi Xavi tidak merasa risau. Dia merasa Barcelona telah menunjukkan performa bagus.

 

"Kami bermain bagus. Setengah jam pertama melawan Espanyol sangat bagus," ujar Xavi dikutip dari SPORT.

 

"Dan saya senang dengan permainan hari ini (lawan Intercity). Kami hanya perlu lebih baik di dua kotak. Saya harus berpikir kami bisa meningkat. Ada waktu untuk mempersiapkan pertandingan hari Minggu (lawan Atletico)," imbuh Xavi.

 

Xavi berpendapat bahwa, baik pada duel lawan Espanyol maupun Intercity, Barcelona bisa meraih kemenangan. Barcelona punya cukup banyak peluang mencetak gol. Hanya saja, mereka tidak cukup baik ketika berada di kotak penalti.

 

"Kami tidak mematikan permainan ketika kami berada di depan. Kami bisa membuat skor menjadi 0-2, 2-4, tapi kami mempersulit diri kami sendiri," ungkap Xavi.

 

"Kami tidak cukup baik di kedua kotak penalti. Itu perasaan yang sama seperti kami. Itu peringatan dan terjadi lagi. Kami tidak bagus di dua area, kami tidak menghentikan umpan silang datang, kami tidak mempertahankan kotak kami dengan baik," tutupnya.

 

Source: Sport